SABANA KABA, Tanah Datar—Ketua BPRN Andaleh Erman Pakiah Kayo membuka secara resmi Musnag RKP (Musyawarah Nagari Rencana Kerja Pemerintah) Nagari Andaleh di SD Negeri O7 Andaleh Kecamatan Batipuh, Kamis (26/06/2025) dalam rangkaian penyusunan RKP tahun 2026 dan DU RKP tahun 2027.
BACA JUGA : Cegah Sengketa Pertanahan, Menteri Nusron Ajak Kepala Daerah Sosialisasikan Pemasangan Tanda Batas Tanah
Dihadapan Anggota DPRD Tanah Datar Dapil 3 Yonnarlis, Ketua BPRN Erman Pakiah Cumano mengatakan, kondisi keuangan yang kurang mendukung tahun 2025 ini membuat usulan rencana pembangunan di tahun 2024 belum bisa terlaksana secara keseluruhan.
“Selaku Ketua BPRN Andaleh, saya mintak bapak dan ibuk tidak bosan mengikuti Musnag, karena kegiatan tahunan ini harus dilaksanakan. Yanf tidak bisa direalisir tahun 2025, kita masukkan kembali pada usulan RKP tahun 2026, demikian pula Dana Kabupaten dan Provinsi,” ujar Erman menambahkan.
Sementara Wali Nagari Bahuri Dt.Rangkang dalam kesempatan tersebut mengajak masyarakat Nagari Andaleh untuk terus melakukan Gerakkan Tanah Datar Bersih, sesuai dengan yang telah dicanangkan Pemkab Tanah Datar beberapa waktu lalu.
“Apa lagi kita sudah ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup sebagai desa yang mendapat verifikasi Proklim Lestari dan Verifikasi Nominasi Proklim Utama tahun 2025 tanggal 16 Juni 2025 lalu yang dibuka oleh Wakil Bupati Tanah Datar, perlu kita sikapi secara arif dan bijaksana,” tambah Bahuri Dt.Rangkang.
Ia berharap kepada masyarakat agar tetap membuang sampah pada tempatnya, atau tidak membuang sembarangan, mengingat ada sampah tersebut yang tidak lapuk mencapai 20 tahun.”Mudah-mudahan dengan tetap menjaga nagari bersih, perhatian pemerintah semakin besar terhadap pembangunan Nagari Andaleh,” tutur Wali Nagari.
Sedangkan Legislator Andalan Kecamatan Batipuh Yonnarlis mengungatkan warga, negara kita sekarang memang lagi tidak sedang baik-baiknya. Mulai dari tingjat pusat hingga daerah, termasuk nagari dilakukan efisiensi.
“Meskipun kita telah merencanakan tahun lalu ada Dana Pokir untuk nagari, namun sampai saat belum ada tanda-tanda untuk direalisir. Kita berharap tahun depan dan tahun-tahun berikutnya kondisi keuangan negara kita dapat membaik kembali,” harap Yonnarlus.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil 3, kami tetap akan berusaha membawa kue pembangunan kesini, termasuk Nagari Andaleh. Setiap usulan yang naik dari nagari, kita akan tetap kawal agar tidak hilang ditengah jalan, kecuali itu disebabkan tidak adanya anggaran.(WD)































