Hadiri Peresmian Geo Park Tan Kayo, Shadiq Sebut Jalan ke Malalo Perlu Diperlebar

0
933

SABANA KABA, Tanah Datar—Bupati Tanah Datar Priode 2005-2015 M.Shadiq Pasadigoe menyebut, jalan dipinggiran danau Singkarak dari Simpang Sumpur menuju Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan hingga perbatasan Kabupaten Solok sudah perlu diperlebar, terutama untuk kenyamanan dan keselamatan wisatawan menuju objek wisata yang ada disekitarnya.

BACA JUGA : Gelar Silaturahmi di Hotel Berbintang, Ikrar Rao-Rao Sepakat Dukung Shadiq ke DPR RI

“Bagi putra Tanah Datar yang duduk di DPRD Provinsi Sumbar jalan ke Malalo ini perlu menjadi pemikiran dan diusulkan ke Gubernur Sumbar untuk diperlebar, mengingat jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang urusannya masuk Pemrop Sumbar,” kata Shadiq saat menghadiri acara peresmian Objek Wisata Geo Pak Syariah Tan Kayo Malalo, Senin (24/04/2023).

Dikatakan, jalan menuju Malalo ini semakin terasa sempit saat hari libur dan suasana lebaran Idul Fitri, jangankan untuk berpapasan dengan bus, dengan sesama mini bus saja sudah sangat untuk dilewati, mengingat jalan yang ada sekarang hanya dengan lebar sekitar 3 meter.

“Jika jalan ini tidak segera diperlebar, tentu para wisatawan yang sudah datang ke objek wisata di punggiran danau Singkarak ini akan berpikir dua kali untuk mengulanginya,” kata M.Shadiq Pasadigoe yang kini sedang berusaha untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI lewat Partai Nasdem.

Terkait masalah adanya para investor yang telah menanamkan modalnya di kampung halaman, seperti Sutan Kayo dengan Geo Park Syariah Tan Kayo, Shadiq melihat sesuatu yang sangat positif sekali, terutama dalam membuka lapangan kerja bagi kaula muda dan masyarakat pada umumnya.

“Kecuali itu, dengan adanya objek wisata baru di Tanah Datar, jumlah wisatawan sudah akan meningkat berkunjung ke Kabupaten Tanah Datar dan pada gilirannya ekonomi masyarakat sekitar yang berjualan kuliner atau buah-buahan juga akan meningkat,” tambah Shadiq.

Sementara Sutan Kayo selaku pemilik Geo Park Syariah Tan Kayo kepada awak media mengatakan, dengan semakin ramainya wisatawan berkunjung ke Tan Kayo, kini kita sudah mampu mepekerjakan sekitar 50 orang perhari tenaga kerja lokal, dengan penghasilan sehari sekitar Rp.120.000,- terutama di hari libur.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here