SABANA KABA–Tanah Datar—Bencana banjir bandang yang terjadi di Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru, Jumat (23/02/2024) menyisakan duka yang mendalam, setidaknya ada 27 rumah masyarakat, 2 mushala dan 5 jembatan rusak akibat bencana alam akibat hujan deras yang mengguyur kawasan paling ujung Luhak Nan Tuo.
BACA JUGA : Terkait Pembunuhan Josi di Jepang, Ini Penjelasan Kapolres Pariaman Andreanaldo Ademi
Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Czi. Sutrisno, Kapolres Tanah Datar AKBP. Derry Indra, Wakil Ketua DPRD Anton Yondra, Kalaksa BPBD dr. Ermon Revlin, Camat Tanjung Baru, Wali Nagari dan instansi terkait lainnya langsung meninjau dan menyerahkan bantuan kepada korban, Sabtu (24/02/2024).
“Melihat cuaca ekstrem akhir-akhir ini, masyarakat diharapkan harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi musibah di lingkungan masing-masing. Dan khususnya masyarakat di sini dan korban musibah ini diharapkan sabar dan tabah,” sampai Eka Putra.
Dikatakan Bupati lagi, sebagai bentuk tanggap dan perhatian Pemerintah Daerah, ia menyerahkan bantuan Sembako, selimut dan tikar bagi para korban.
“Semoga bantuan awal dari Pemerintah Daerah ini bisa sedikit meringankan beban korban musibah air bandang ini. Nanti kita akan rapatkan apakah akan ada masa tanggap darurat atau tidak. Namun yang pasti kita akan terus berusaha membantu korban, baik itu melalui Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Dihadapan tokoh masyarakat dan korban musibah air bandang, Bupati Eka Putra langsung menelpon BNPB Pusat sekiranya ada bantuan yang bisa disalurkan untuk membantu korban. “Saya telah kontak langsung BNPB Pusat, sekarang diharapkan Camat, Wali Nagari bersama BPBD untuk segera menindaklanjuti dengan persyaratan administrasi yang dibutuhkan, terutama data terhadap kerugian dan dampak dari musibah ini,” sampainya.
Sementara itu Kalaksa BPBD Tanah Datar dr. Ermon Revlin mengungkapkan, setidaknya ada 27 rumah dan 2 mushalla yang terkena dampak akibat banjir bandang yang terjadi di 3 jorong yakni jorong Aua, jorong Koto Nan Tuo dan Jorong Kapuak Koto Panjang Nagari Barulak.
“Sampai saat ini, diperkirakan 27 rumah, 2 mushalla, 5 jembatan dan puluhan hektar lahan pertanian dan perkebunan masyarakat yang terdampak, dan saat ini petugas kami terusmendata terhadap potensi kerugian yang ditimbulkan musibah ini,” sampainya. (WD)































