Ingin Berbakti, Ijun Meninggal Bersama Ibunya Dihantam Longsor

0
1695

Sabana Kaba, Tanah Datar–Banjir bandang yang melanda Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuah Selatan, Minggu (5/4) pagi mengakibatkan dua korban meninggal dunia, karena tertimbun material longsor dan 5 (lima) rumah rusak, 4 buah di antaranya rusak berat.

Baca juga : Covid 19 Mewabah, Masyarakat Pertanyakan Empati Balon Bupati dan Wabup

Dua korban meninggal masing-masing Bainar (75 tahun) dan anaknya Zulparman alias Ijun (45 tahun) ditemukan siang harinya setelah tim gabungan PU, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Satgas PB Nagari, Relawan, dan masyarakat berjibaku mencari korban dalam posisi berdekatan.

“Kedua jenazah korban berhasil dievakuasi tepat pukul 13.15 WIB dan langsung dibawa ke rumah keluarga korban untuk proses pemakaman,” kata Camat Batipuah Selatan lewat ponselnya Minggu sore.

Sebelumnya pencarian korban sedikit terkendala karena banyaknya material yang menimbun dan memenuhi jalan, namun berkat bantuan tiga alat berat proses evakuasi dapat dilebih dipercepat.

Rekan kerja Ijun di PLTA Singkarak Rozi menceritakan, pagi saat kejadian Ijun sedang membersihkan saluran air di belakang rumahnya, melihat kondisi air makin membesar Ijun menyuruh isterinya Yeni Puspa pergi menjauh dari lokasi, sementara Ijun pergi menyelamatkan Ibunya namun naas material longsor besar menimpa rumahnya dan menimbun Ijun bersama ibunya.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here