Malu Dipasang Stiker PKH, 14 Warga Pasia Laweh dan Koto Tuo Urung Terima Bantuan

0
2185

Sabana Kaba, Tanah Datar—Setidaknya ada 14 warga Nagari Pasia Laweh dan Nagari Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat mengurungkan niatnya unruk menerima bantuan dari pemerintah, setelah pemerintah memberlakukan sistem pemasangan stiker PKH (Program Keluarga Harapan) pada setiap rumah calon penerima bantuan.

“Dari pertemuan antara Camat Sungai Tarab Afrizal, SE dan Pemerintahan Nagari Pasia Laweh di Masjid Amal Bhakti Pancasila Jorong Talang Dasun, ada 14 warga yang mundur dari calon penerima bantuan PKH,” kata salah seorang warga Talang Dasun kepada media ini ketika baru pulang menghadiri acara tersebut, Rabu (6/11).

Menurutnya, langkah yang diambil pemerintah untuk memasang stiker PKH di rumah penerima bantuan memang membuat orang berpikir dua kali untuk menerimanya, karena diduga takut menjadi cemoohan warga lainnya yang mungkin lebih berhak dari calon penerima dengan kehidupan semakin membaik.

Sementara Camat Sungai Tarab Afrizal, SE ketika dikonfirmasi, membenarkan jika sejak diberlakukan pemasangan stiker di rumah calon penerima bantuan PKH banyak yang mundur. Namun ketika ditanya kenapa penyebabnya, Afrizal yang sering dipanggil Ayah ini mengatakan, mungkin kehidupannya sudah mulai membaik.

“Penyebab lainnya, mungkin saja yang bersangkutan merasa malu dikategorikan sebagai keluarga miskin, pada hal ia tidak miskin,” kata Camat Sungai Tarab yang cukup rajin turun ke lapangan memantau berbagai aktivitas masyarakat di wilayahnya.

Sistem yang diterapkan dalam pemasangan stiker PKH secara sinbolis ini memang agak unik, mengingat kita memasangnya pada rumah yang paling jelek dan pada rumah yang paling bagus. Jadi bagi penerima bantuan yang sudah memiliki rumah bagus tentu akan merasa risih dipasang stiker PKH, makanya banyak yang memilih mundur.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here