Peduli Bencana Lintau, Menteri Agama Serahkan Bantuan Rp.100,- Juta

0
276
Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudin didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Rektor IAIN Batusangkar Kasmuri usai menyerahkan bantuan Rp100 juta kepada Kepala Dinas Sosial Tanah Datar Yuhardi untuk korban longsor dan banjir bandang di Lintau, Tanah Datar, Sumbar, Senen (15/10) di Batusangkar.(Foto : Wirmas Darwis)

Sabana Kaba, Tanah Datar–Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudin secara spontan menyerahkan langsung bantuan berupa uang sebesar Rp.100,- juta kepada masyarakat korban bencana longsor dan banjir bandang di Lintau, Tanah Datar, Sumatera Barat, melalui Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Bantuan yang diserahkan langsung MenteriAgama Lukman ini diterima oleh Bupati Tanah Datar, diwakili Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yuhardi didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada acara pembukaan Batusangkar Internasional Comference IAIN Batusangkar di Hotel Emersia Batusangkar, Senen (15/10).

Di hadapan Gubernur dan Narasumber serta ratusan peserta seminar, Menteri Lukman mengatakan, pagi ini saya mendapatkan informasi di Lintau, Tanah Datar telah terjadi longsor dan banjir bandang, ada korban jiwa, luka-luka dan korban material, Saya secara spontan bersama seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama membantu korban sebesar Rp100,- juta.

“Secara spontan saya bersama ASN di lingkungan Kementerian Agama bersedia meringankan beban korban bencana sebesar Rp 100 juta dan untuk diserahkan langsung melalui pemerintah daerah Tanah Datar,” ucapnya.

Menteri juga menambahkan, dengan diserahkan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban dan kita mendoakan keluarga yang tertimpa musibah tabah menghadapi cobaan ini.

Sementara Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi, mengatakan Banjir bandang di Tanjung Bonai kecamatan Lintau Buo Utara, setidaknya menewaskan 6 orang, dimana 3 orang korban terdiri dari ibu dan dua anak, 2 sorang pengendara motor yang akan menyampaikan ceramah agama di salah satu masjid diLintau serta seorang lagi berprofesi sebagai tukang ojek.

Sementara 6 orang warga dirawat di Puskesmas Lintau Buo Utara, dan satu orang dirawat di RSUD Hanafiah Batusangkar. Bencana yang terjadi pada Kamis (11/10) sore dan pasca bencana pemerintah daerah telah menetapkan masa Tanggap Daruruat 7 hari kedepan, katanya saat di temui Menteri di Rumah Dinas Indojolito, sekaligus membezuk bupati yang dalam keadan kurang sehat.

“Saya atas nama warga yang ditimpa musibah mengucapkan terimakasih atas bantuan dan do’anya untuk meringankan beban korban bencana di Lintau dari jajaran Kementerian Agama RI,” kata Bupati menambahkan.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here