SABANA KABA, Tanah Datar—Ketua Yayasan Tuan Kadhi Padang Ganting Prof.Dr.Musliar Kasim, M.Si melantik Pengurus Panti Asuhan (PA) Tuan Kadhi Padang Ganting di Madjid Syuhadak Jorong Koto Gadang Nagari Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting, Senin (18/08/2025).
Ketua Yayasan Musliar Kasim dalam kesempatan tersebut mengatakan, panti asuhan Tuan Kadhi Padang Ganting hingga sekarang madih membutuhkan dana, bahkan terhutang untuk biaya operasional untuk beberapa bulan belakangan.
“Untuk menjadikan organisasi sosial ini bisa berjalan dengan lancar diperlukan pendekatan dengan pemerintah dan anggota DPRD. Saya pikir, tidak mungkin kita akan beriyur terus untuk membiayai panti asuhan ini, mengingat masih banyak yang lain memerlukan bantuan,” tambah Musliar.
Kepada pengurus yang dilantik yang diketuai Adramsyah, SH.I untuk dapat melakukan pendekatan dengan Pemerintah Propinsi Sumatera Barat, melalui OPD terkait, termasuk anggota dewan kita, baik Provinsi Sumbar maupun Kabupaten Tanah Datar.
Sementara Wali Nagari Padang Ganting Harmansyah mengajak para petinggi dan tokoh masyarakat Padang Ganting untuk sama-sama memikirkan kelangsungan hidup panti asuhan kedepan, sehingga organisasi sosial ini mampu mandiri dan tidak banyak ketergantungan dengan para donatur.
Sedangkan Panitia Pelaksana Men Apris yang juga Ketua Perhimpunan Pensiunan Kecamatan Padang Ganting sangat prihatin dengan kondisi Panti Asuhan Tuan Kadhi Padang Ganting, sehingga timbul ide untuk menggalang dana, dengan menjalankan di media sosial WhatsApp, dengan total dana terkumpul Rp.3,7 Juta.
“Alhamdulillah pada hari ini ada yang menambahkan dan melalui edaran ketiding, total keseluruhan menjadi Rp.5,2 Juta,” kata Men Apris. Dana sejumlah itu, kemudian diserahkan kepada Ketua Panti Asuhan Adramsyah, SH.I.
BACA JUGA : Bawakan Lagu Tabola Bale, Diva Aurel Dara Ayu dari Rambatan Tanah Datar Guncang Istana Negara
Ikut hadir dan memberikan arahan Plt.Camat Padang Ganting Ahmad Efendi yang pada dasarnya mengajak keluarga besar Nagari Padangp Ganting, baik yang tinggal di kampung maupun yang berada di rantau untuk sama-sama membangun nagari.(WD)






























