Perkembangan Covid 19 Mencemaskan, Agam Dinyatakan Masuk Zona Merah

0
1730

Sabana Kaba, Sumbar—Perkembangan Covid 19 minggu terakhir di Sumbar semakin mencemaskan, Kabupaten Agam dinyatakan masuk zona merah setelah meraih skor 1,80. Sementara 4 daerah lainnya masing-masing Tanah Datar, Padang Panjang, Bukittinggi dan Payakumbuh berpotensi masuk zona merah, setelah skor dibawah 2,00.

BACA JUGA : Sempat Buron, Terduga Pelaku Teror Lempar Kepala Anjing Ditangkap Polisi

Penentuan zona tersebut berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-62 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 23 Mei 2021 sampai tanggal 29 Mei 2021.

Kepala Dinas Kominfotik Sumbar Jasman Rizal, Dt. Bandaro Bendang selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Sabtu (22/5) menjelaskan, dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat, Kabupaten Agam masuk zona merah dengan skor 1,80.

Sementara 13 kabupaten dan kota masuk zona oranye masing-masing Kabupaten Pasaman (skor 2,38), Kota Padang (skor 2,31), Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,24), Kabupaten Sijunjung (skor 2,18), Kabupaten Solok (skor 2,18), Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,17), Kota Sawahlunto (skor 2,15), Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,12), Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,11), Kabupaten Tanah Datar (skor 1,97), Kota Padang Panjang (skor 1,96), Kota Bukittinggi (skor 1,96) dan Kota Payakumbuh (skor 1,93)

Sedangkan yang masuk zona kuning diantaranya Kota Pariaman (skor 3,19), Kota Solok (skor 2,47), Kabupaten Solok Selatan (skor 2,47), Kabupaten Dharmasraya (skor 2,43) dan Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,42). Dengan demikian, kembali Kota Pariaman menjadi yang terbaik minggu ini dengan skor tertinggi 3,19 (sesuai indikator kesehatan masyarakat).

Dijelaskan, pada Minggu ke-63 ini, kondisi pandemi covid-19 di Sumbar sebagai berikut :
1. 5 (lima) daerah yang berada di zona Kuning, 13 (tigabelas) zona oranye dan 1 (satu) zona merah. Zona hijau belum ada.

2. Kecenderungan Positivity Rate (PR) meningkat. PR mingguan Sumbar pada minggu ke 62 adalah 9,24 (Standard WHO 5,0), meningkat dari minggu sebelumnya di 8,96. / MENINGKAT
3. Yang patut diwaspadai, positivity rate (PR) Sumatera Barat pada minggu ke 62 selalu berada diatas 10% / MENINGKAT
4. Provinsi Sumatera Barat masih berada pada Zonasi Oranye (Resiko Sedang) dengan skor 1,91 / KASUS MENINGKAT
5. Sampai minggu ke 62, warga Sumbar yang telah terinfeksi Covid-19 adalah 41.916 orang.
6. Recovery Rate (tingkat kesembuhan) 91,18%, atau sembuh sebanyak 38.218 dari 41.916 orang yang terinfeksi. Secara keseluruhan, pada minggu ini tingkat kesembuhan meningkat/ KESEMBUHAN MENINGKAT
7. Meninggal dunia akibat Covid-19, sebanyak 878 orang dari 40.111 yang terinfeksi (2,19%) / MENINGKAT
8. Kasus Aktif sebanyak 2.767 orang (6,60%) dari 41.916 orang / MENURUN
9. Rawat di RS Rujukan (hunian rumah sakit) : 613 orang (22,15%) dari 2.767 orang kasus aktif / MENINGKAT
10. Isolasi Mandiri : 2.033 orang (73,47%) dari 2.767 orang kasus aktif / MENURUN
11. Isolasi dikarantina Kab/Kota : 121 orang (4,37%) dari 2.767 kasus aktif / MENINGKAT.

Satgas Kabupaten Kota diharapkan secara rutin dan berkala melakukan razia dan penindakan pelanggaran protokol kesehatan baik kepada perorangan maupun perusahaan dan institusi yang telah diatur dalam Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Diharapkan Satgas Kabupaten Kota dapat melakukan berbagai inovasi yang berlandaskan kearifan lokal (local wisdom) dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Seperti adanya Nagari Tageh atau Kongsi Covid,” kata Jadman Rizal menambahkan.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here