SABANA KABA, Tanah Datar—Meskipun memperkuat Tim Softball DKI Jakarta, setidaknya Kabupaten Tanah Datar melalui putra Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting ini mampu menoreh prestasi gemilang, merenggut medali perak di PON XX Papua Tahun 2021.
BACA JUGA : Cabuli Anak Usia 7 Tahun, Seorang Pria Dewasa Digelandang ke Kantor Polisi
Atlet Softball tersebut adalahg kelahiran Duri 18 Juli 2000 dan merupakan putra keempat dari empat bersaudara dari Syamwil Talib Warga Jorong Rajo Dani Nagari Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting.
“Aldhof ini merupakan mahasiswa UII ( Universiatas Islam Indonesia ) Jogyakarta. Teknik Lingkungan Semester 7,” kata Syamwil Thalib pensiunan Caltex ketika menjawab pertanyaan sabanakaba.com, Rabu (06/10//2021).
Syamwil menjelaskan, Aldhof sudah mulai latihan Softball semenjak tahun 2014 masuk SMA cendana Duri di Duri. Bersama anak2 SMA Duri. Pada tahun 2015 Aldhof pindah ke SMA Cendana Rumbai.
“Di Rumbai dia selalu memotivasi kawan-kawannya untuk bermain softball. Di Pekan Baru banyak juga mantan2 pemain softball termasuk anggota KONI Pekan Baru. Si Aldhof dan kawan-kawn di ajak latihan untuk KONI Pekan Baru,” lanjut Syamwil.
Aldhof juga sering pergi main antar club di propinsi lain seperti Sumsel, Kalimantan dan Bandung. Karena sering main sama team di lihat oleh pelatih Jakarta maka si Aldhof di panggil untuk seleksi pemain untuk Team Jakarta.
“Tim DKI sudah kontak KONI Pekan Baru bahwa Tim Riau tidak mengirim atlet Softball nya ke PON XXPapua, maka di urus pemindahan Aldhof menjadi pemain DKI Jakarta,” kata Syamwil menambahkan.
Menjawab pertayaan tentang harapannya, Syamwil mengatakan, kita berharap semoga olah raga softball ini bisa berkembang di daerah-daerah. Karena dari 34 Propinsi yang ngirim team softball cuma 7 Propinsi saja yang mengirim tim softball. Selain itu pemerintah daerah juga dapat mensupport pemain-pemain softball ini.
Sementara Aldhof Wirendra Nouqih melalui WA menjelaskan, awalnya kegiatan olahraga softball inu mengikuti Kejurnas Junior 2017 di Medan, kemudian Kejurnas Open 2017 di Palembang, Kejurnas Junior 2018 di Makassar dan Kejurnas Junior 2019 di Kendari.
“Selajutnya kita mengikuti turnamen antar club di Bandung dan kemudian bermain untuk kampus di UII, barulah setelah itu diajak untuk bermain pada DKI Jakarta sekaligus diurus kepindahannya ke KONI DKI Jakarta,” tambahnya.
Tim Softball DKI Jakarta harus mengakui keunggulan Provinsi Lampung yang berhasil meraih medali emas, setelah Minggu (03/102021) Lapangan Softball Agus Kafiar Universitas Cendrawasih PON XX Papua 2021 kalah 3- 7 di final. Dengan demikian Aldhof dan kawan-kawan harus puas meraih medali perak.(WD)































