Satroni Rumah Perawat, Pria Ini Terpaksa Menghuni Ruang Tahanan Polisi

0
536

Sabana Kaba, Lampung–Polsek Banjar Agung Polres Tulang Bawang mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di rumah seorang perawat, melibatkan tersangka dengan inisial JM (24 tahun) warga Dusun II Sumedang, Desa Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung.

BACA JUGA : Jadikan Warung Tempat Penjualan Sabu, Dua Orang Pria Diamankan Polisi

Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK melalui Kapolsek Banjar Agung Kompol Devi Sujana, SH, SIK, MH Pelaku diketahui sudah ditahan di Mapolsek Simpang Pematang, Polres Mesuji, karena tersangkut kasus curat juga, setelah anggota melakukan penyelidikan hari Senin (07/06/2021), sekira pukul 09.30 WIB.

Kompol Devi Selasa (08/06/2021) menjelaskan, terungkapnya kasus curat ini setelah petugas kami berhasil menemukan barang milik korban berupa handphone (HP) merk Oppo A3S, warna merah, yang disimpan di mess pelaku yang berada di PT. Silva Inhutani, Mesuji.

Aksi curat yang dilakukan oleh pelaku terjadi pada Senin (15/03/2021), pukul 04.15 WIB, di rumah korban Iskandar (37 tahun), berprofesi sebagai perawat, warga Kampung Bujuk Agung, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel daun jendela ruang dapur, lalu masuk ke dalam kamar tidur korban, ambil dompet yang berisi uang Rp 70 ribu, ambil HP merk Oppo A3S, warna merah, dan mengambil sepeda motor Honda Beat warna putih, BE 3992 TR, yang sedang terparkir di ruang dapur.

“Saat kejadian curat ini, korban sedang tertidur lelap bersama dengan istrinya di rumah dan korban baru menyadari kalau barang-barang miliknya telah hilang saat terbangun pada pagi hari. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian yang ditaksir sebanyak Rp 12,- juta,” jelasnya seperti dikutip dari Tribrata News Lampung.

Kapolsek menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan pelaku mengakui semua perbuatannya dan dalam beraksi dilakukannya seorang diri. Untuk sepeda motor milik korban sudah dijual oleh pelaku ke daerah Lampung Utara dengan harga Rp 3,5 juta. Pelaku akan dikenakan Pasal 363 ayat 2 KUHPidana dan terancam hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here