Serius Hadapi New Normal, Pengurus Masjid, Imam dan Garin Jalani Rapid Test

0
377

Sabana Kaba, Dharmasraya—Pemkab Dharmasraya bersama Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 kembali melakukan rapid test massal di Sport Center Dharmasraya, Selasa (2/6). Kali ini, tes massal untuk deteksi dan menekan penyebaran Covid-19 dalam menuju pemberlakukan New Normal, menyasar sektor keagamaan.

BACA JUGA : Batsel Kembali Ditimpa Bencana, Rumah Rusak dan Jalan Raya Terputus

Sasaran utama dalam sektor keagamaan ini meliputiMu penyuluh agama, pengurus masjid, imam, gharin, khatib hingga bilal masjid se Dharmasraya. Unsur terkait dikumpulkan untuk menjalani Rapid Diagnostik Test (RDT), yang pelaksanaannya dilangsungkan dari tanggal 2 hingga 3 Juni 2020.

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, sesuai arahan presiden, pemerintah daerah harus benar-benar memastikan kesiapan daerah untuk masuk ke fase new normal. Salah satunya dengan terus mencegah dan menekan penyebaran Covid-19. Itulah kenapa tes massal covid-19 dilakukan dengan sangat masif dan menyentuh segala sektor.

“Pada fase new normal nantinya, masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal, namun dengan catatan mentaati protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah,” kata Bupati Sutan Riska menambahkan.

Pada fase ini, kita harus beradaptasi dengan situasi baru. Seperti, yang biasanya selalu bersalaman, sekarang dianjurkan untuk tidak bersalaman. Yang biasanya tidak pakai masker, sekarang harus selalu pakai masker kemana saja, termasuk juga untuk rajin cuci tangan dan menjaga jarak.

Bupati berharap, masyarakat betul-betul dapat disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan dan dapat beradaptasi dengan situasi di tengah pandemi, sehingg masyarakat tetap aman dari Covid dalam kembali menjalani aktivitas, dan kebijakan new normal yang dikeluarkan pemerintah dapat berjalan sesuai harapan.

Kepala Daerah yakin, dalam pekan depan, aktivitas sholat berjama’ah di masjid dan mushalla dimungkinkan sudah boleh untuk dilaksanakan. Namun tetap dengan catatan, harus mena’ati protokol kesehatan. Serta memastikan, yang ikut sholat berjama’ah betul-betul hanya warga setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, dr. Rahmadian selaku Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid 19 melaporkan, hingga saat ini telah dilakukan rapid test terhadap 3.835 orang. Dari total tersebut, 71 orang hasilnya reaktif.

“Setelah dilanjutkan dengan swab test, ada 20 orang yang terkonfirmasi positif Covid 19. Dari 20 orang itu, 12 diantaranya sudah sembuh, sisanya masih menjalani isolasi,” kata Kadis Kesehatan Rahmadian mengakhiri.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here