The Lodge Maribaya, Wisata Alam Mengasyikan di Lembang Jabar

0
3879
MENGASYIKKAN—Inilah objek wisata alam The Lodge Maribaya yang cukup mengasyikkan, dilengkapi dengan sepeda tali dan balon udara di Cibodas Lembang Jawa Barat.(Foto : Randy Wirantika)

Laporan : RANDY WIRANTIKA, S.KOM

BANDUNG, (SK)—Berkunjung ke Bandung atau Jawa Barat memang memliki keasyikan tersendiri, selain bisa berbelanja aneka sandang dan kuliner juga daerah ini memiiki objek wisata cukup banyak dan mengasyikakan. Tidak mengherankan, jika warga Jakarta dan wisatawan lainnya bila hari libur menghabiskan waktunya untuk menikmati bebagai objek wisata yang cukup mempesona.

Salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi dalam memanfaatkan suasana Lebaran Idul Fitri 1439 H berupa wisata alam yang terletak di pedalaman Kampung Babakan Gentong, Desa Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Wisata alam ini diberi nama The Lodge Woodland (Pondok Hutan Kayu) Maribaya, terletak sekitar 6 KM dari Kota Lembang.

SELFIE—Rombongan cru sabanakaba.com beserta keluarga sedang selfie didepan pintu masuk The Lodge Maribaya Lembang.(Foto : Randy Wiratika)

Kenapa harus The Lodge Woodland Maribaya? Karena distinasi ini menawarkan spot-spot yang asik, ngehits, dan Instagramable. Hawanya sejuk, lokasinya sudah tertata cukup apik. Pengelolaannya pun sudah profesional modern, meski tempatnya “mblusuk” jauh ke pefalaman. Jalur menuju lokasi ini bagus, namun sempit. Jalannya selang-seling aspal dan beton cor. Jika weekday (hari kerja) dan bukan masa liburan, relatif nyaman.

Namun jangan tanya jika weekend (akhir pekan) dan masa liburan. Pengunjung berjejalan dari segala penjuru daerah. Memasuki hari kedua Lebaran Idul Fitri 1439 Sabtu (16/6) cru sabanakaba.com yang berkunjung kesana, ternyata memang cukup ramai. Mencari tempat parkir kendaraan saja cukup repot sekali, karena memang ribuan pengunjung berjejal menuju The Lodge Woodland.

SERIUS—Pemred sabanakaba.com (kanan) sedang terlibat pembicaraan serius dengan Pemimpin Usaha Irwati di Objek Wisata Alam The Lodge Maribaya Lembang.(Foto : Randy Wirantika)

Dulu, kawasan ini hanya dikenal sentra pertanian dan sayur mayur organik, kemudian dibangun satu dua vila atau tempat tetirah atau outbond milik orang kota. Namun mayoritas penduduknya petani, pekebun sayur mayur, dan berdagang.

Tetapi sekarang The Lodge Maribaya yang dapat ditempuh lewat jalan depan komplek Dodiklat Ajen dan Sespim Polri, sekolah para calon perwira tinggi Polri ini sudah berubah menjadi objek wisata alam yang diburu banyak wisatawan.

Awal lahirnya The Lodge Maribaya Tahun 2005, Heni Nurhaeni Smith, warga asal Garut yang bersuamikan warga asing, membeli tanah cukup luas di lereng barat Desa Cibodas. Ia lalu membangun vila-vila sederhana dilengkapi fasilitas untuk outbond. Lokasinya menghadap ke seberang lembah yang terdapat hutan pinus milik PT Perhutani.

Menurut Heni dikutip dari Travel Kompas, saat itu tanah yang ia beli di lereng lembah bekas lahan sayur dan tidak ada pepohonan besar. Ia kemudian menanam 2.000 bibit aneka tanaman keras, sebagian besar tanaman pinus. Heni cukup nyaman dengan tempat yang ia bangun, terutama untuk rehat pribadi bersama keluarganya.

Namun, sosial media membuat perilaku masyarakat berubah, para pelancong memburu lokasi-lokasi eksotik, dan terutama bisa ngehits untuk foto-foto.Heni mengaku ia terpesona dengan ide kreatif yang dikembangkan di objek wisata Kali Biru, Kulonprogo.

Kini, lahan tempat istirahat pribadi tersebut sudah berkembang menjadi objek wisatawa cukup, diincer ribuan wisatawan untuk menikmati pemandangan hutan pinus, lengkap dengan kegiatan menantang seperti sepeda tali, balon udara serta flying fox . Di tempat ini juga terdapat lokasi perkemahan glamping serta beraneka ragam kuliner.

Khusus tentang harga tiket masuk sebesar Rp.35.000,- dan setiap pengunjung dieri segelas susu segar dengan rasa strawbery, coklat dan vanilla. Bila ingin menikmati sepeda tali dan balon harus merogoh kocek lagi masing-masing sebesar Rp.20.000,- peorang. Setiap memanfaatkan permainan disini pihak pengelola juga menyediakan fotoshoot, dengan komitmen jika ingin membawa pulang dalam bentuk copyian ke teleponseluler harus membayar lagi Rp.10.000,- per item. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here