Wakil Ketua DPRD Saidani : Musrenbang Diharapkan Dapat Memecahkan Masalah

0
137

Sabana Kaba, Tanah Datar—Wakil Ketua DPRD Tanah Datar, Saidani, SP menegaskan, Sumber Daya yang diberikan pemerintah diharapkan betul-betul dapat menyelesaikan permasalahan nagari, karena itu pemerintah membuat aturan yang disebut dengan Musrenbang (Musyawarah Pembangunan Nagari) di tingkat bawah.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Saidani ketika menyampaikan sudut pandang anggota dewan dalam Musrenbang Nagari Tabek Kecamatan Pariangan yang digelar di Balairung Sari Tabek, Senin (4/2).

Dikatakan, pelaksanaan Musrenbang itu melibatkan berbagai unsur di tingkat nagari, karena apa yang akan dibangun di nagari Tabek ini tentu masyarakat Tabek itu sendiri yang mengetahui potensi dan permadalahannya.

“Kita berharap pelaksanaan Musrenbang ini jangan hanya sekedar serimonial belaka, tetapi betul -betul dikawal secara cermat oleh pihak terkait,” kata Saidani anggota DPRD yang betadal dari PKS ini menambahkan.

Sementara anggota DPRD Drs. H. Dafrizal dari Fraksi Golkar ketika menjawab pertanyaan awak media mengatakan, sebagai putra nagari Tabek kita untuk tahun anggaran 2020 menganggarkan dana Pokir (Pokor pikiran) untuk pembangunan rumah ibadah, baik untuk pembangunan masjid maupun pembangunan mushalla atau surau.

“Di nagari Tabek ini terdapat tiga masjid seperti Masjid Syura Tabek, Masjid Baitul Hamdi Jambu dan Masjid Abrar Buluh Kasok, masing-masing masjid diusulkan Rp.195,- juta dan 10 surau dan mushalla masing-masing diusulkan Rp.50,- juta,” kata Dafrizal menambahkan.

Sedangkan Wali Nagari Tabek Rispel Murni Nurdin dalam kesempatan itu membuka secara resmi Musrebang Nagari Tabek dan melaporkan prioritas pembangunan, baik berupa pembangunan pisik maupun nonpisik. Salah satu yang sangat mendesak pengelolaan air bersih, dengan memberdayakan Bumnag (Badan Usaha Milik Nagari).

Ia juga mengakui kegiatan tahun anggaran 2018 berupa jalanBuluah Kasok ke Parigi senilai Rp.90,- juta tidak terlaksana karena tidak adanya pembebasan lahan dari masyakat, telah dilakukan survey, masyarakat tidak bersedia menyerahkan tanahnya.(RAW/WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here