“Integritas media menjadi penentu kualitas demokrasi. Wartawan yang beretika dan berkompeten mampu mengarahkan publik pada informasi yang benar, menenangkan ketika situasi genting, dan menguatkan ketika terjadi krisis,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Tanah Datar tetap berkomitmen untuk terbuka dalam penyampaian informasi publik, sekaligus mendorong hubungan yang sehat antara pemerintah dan media.
Pemerintah, lanjutnya, membutuhkan mitra pers yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, sensitif terhadap etika, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Melalui Bimtek ini, pemerintah berharap lahir peningkatan signifikan pada kapasitas jurnalis, terutama dalam hal kualitas pemberitaan, kecermatan verifikasi data, pemahaman etika profesi, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi.(WD)





























