Wali Nagari Syafril Jamal : Wali Jorong Tak Siap Membangun Mundur Saja

0
862

SABANA KABA, Tanah Datar—Wali Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan menegaskan, wali jorong yang tak siap membangun dengan kondisi yang ada sekarang, sebaiknya mundur saja, karena masih banyak calon wali jorong lainnya yang antri untuk mendapatkan sebagai pemimpin terdepan tersebut.

BACA JUGA :  Larikan Anak DIbawah Umur, Pria Asal Lintau Buo Babak Belur Diamuk Massa

“Kita menyadari banyaknya permintaan atau kebutuhan pembangunan di Jorong masing-masing, sementara kita harus patuh dengan aturan yang ditekan kita oleh peraturan yang lebih tinggi,” kata Wali Nagari Syafril Jamal ketika memverikan sambutan dalam acara Musyawarah Nagari (Musnag) Nagari Padang Magek di kantor wali nagari setempat, Selasa (11/07/2023).

Dikatakan, kalau pembangunan itu dekat bukan tidak bisa kita bangun, tapi upahnya 50% beli bahannya 50%, makanya kita membangun tempatnya yang lebih jauh, tujuannya yang lebih jauh itu supaya untuk membawa bahan ke lokasi bisa dibayar dan dianggarkan.

Tujuan upah ini sama dengan beli bahan, agar dapat menghidupkan ekonomi di sana, jJadi bapak-bapak dan ibu-ibu, kami sekali lagi menghimbau nanti kalau program-program ini ada di jorong-jorong tahun 2024, jika kurang pas untuk ukuran segala macam, ada gangguan kami minta bantuan kepada pihak kepolisian.

“Kesemua itu jelas Pak Kapolsek kalau enggak mengganggu sifatnya di pembangunan, ada yang di jorong yang keberatan dan menghalangi tentu akan tuntut secara hukum, karena kami tidak ada kepentingan di sini, cuma satu kepentingan bagaimana memajukan masyarakat di jorong masing-masing,” tambah Syafril Jamal.

Ia melanjutkan, makanya dari sekarang kita ingatkan, jika ada dalam membangun tidak mampu untuk menjalankan roda pembangunan minta saja berhenti, banyak antri orang yang ingin jadi Pak Jorong. Jadi bapak dan ibu-ibu, kita harus wanti-wanti dalam membangun nagari dan saya sendiri secara pribadi tidak akan ada kepentingan di dalam hal ini m cuman satu bagaimana nagari ini bisa maju.

“Jadi bapak-bapak dan ibu-ibu, di forum ini kami sampaikan sekali lagi, mari kita saling bahu-membahu, mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik untuk pembangunan Nagari Padang Magek,” harap Syafril Jamal.

Sementara Ketua Tim IU Fasilitasi Musnag Tanah Datar diwakili Camat Rambatan Roza Melfita, S.STP kembali mengajak peserta Musnag untuk berperan aktif dalam pelaksanaan diskusi kelompok, sehingga menghasilkan yang terbaik untuk Nagari Padang Magek.

Dikatakan, di Kabupaten Tanah Datar penyusunan RPJM dan RKP Nagari diatur lebih lanjut dengan Peraturan Bupati Tanah Datar Nomor 23 Tahun 2002 tentang petunjuk teknis Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nagari dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari.

“Perencanaan Pembangunan Nagari disusun secara berjangka yaitu penyusunan RPJM Nagari untuk 6 tahun penyusunan RKP Nagari, APB Nagari dan pelaksanaan APB Nagari untuk satu tahun anggaran,” tambahnya.

Musyawarah Nagari merupakan musyawarah antara Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari atau BPRN, Pemerintah Nagari dan Unsur Masyarakat yang diselenggarakan oleh BPRN untuk menyepakati hal yang bersifat strategis.

Selain memberikan sambutan Ketua BPRN Padang Magek Faisal Chandra, AMD juga membuka secara resmi Musnag Padang Magek, yang dihadiri OPD dari Kabupaten Tanah Datar, Forkopinca dan undangan lainnya.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here