Tanah Datar Kembali Membara, Satu Unit Rumah Permanen Diamuk Sijago Merah

0
2686

Sabana Kaba, Tanah Datar—Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Tanah Datar Luhak Nan Tuo, satu unit rumah permanen di Jorong Rambatan, Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan (Sebelum Perumahan Talago Ponai Indah dari arah SMP 1 Rambatan), Sabtu (19/6) sekitar pukul 15.30 Wib.

BACA JUGA : Mengaku Jadi Polisi, Pria Ini Tipu Korban Malalui Media Sosial Facebook

Kepala Satpol PP Damkar Tanah Datar Yusnen, S. Ag, M. Si melalui Kadi Keselamatan dan Kebakaran Fauzi Arifin membenarkan, jika pihaknya telah mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dari Batusangkar, dengan melibatkan 15 personil, terutama dalam upaya berusaha memadamkan api milik korban David (31 tahun).

Dikatakan, dalam peristiwa kebakaran yang dihadiri langsung Kasatpol PP Damkar Yusnen kita telah melaksanakan pemadam api, namun sijago merah ini begitu cepat membakar bagian-bagian yang mudah dimakan api seperti rangka kayu dan konsen.

“Belum diketahui secara pasti dimana adal api, namun kuat dugaan kebakaran tejadi akibat arus pendek atau korsleting listrik. Kerugian diperkirakan mencapai Rp.150,- juta,” kata Fauzi menambahkan.

Kepala Satpol PP Damkar Yusnen ketika dihubungi mengatakan, karena kini situasi dan kondisi telah musim kemarau , diminta kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, sebelum meninggalkan rumah, diperiksa terlebih dahulu rumah sebelum bepergian, api kompor, listrik dan lain-lain.

“Bagi rumah yang sudah tua, sebaiknya diperiksa kembali kabel kabel yang sudah lama usianya dan perlu peremajaan atau diganti kembali, mengingat akhir-akhir ini sering terjadi kebakaran akibat arus pendek atau korsletimg listrik,” katanya mengingatkan.

Kecuali itu kepada masyarakat juga diharapkan agar jangan membakar sampah sembarangan dan ditinggalkan begitu saja, harus diawasi terus, apa lagi jika tempat membakar sampah itu dekat dengan bangun rumah, akan sangat mudah sekali merembes ke bangunan rumah setelah ditiup angin.

“Karena kebakaran itu termasuk bencana, tentu tidak bisa kita peridiksi kapan terjadinya. Bisa siang bisa malam dan bahkan dini hari ketika kita sedang tidur lelap,” kata Kasat Yusnen mengakhiri keterangannya kepada sabanakaba.com.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here