Cuaca Kurang Bersahabat, Paralayang Tersangkut Diatap Rumah Penduduk

0
212

Tanah Datar, (SK)—Paralayang Daweris Taher (52 tahun) tersangkut diatap rumah penduduk berlantai empat di Koto Hilia Jorong Haru Nagsri Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar, ketika peralatan yang dipakai tak bisa dikendalkan akibat cuaca yanf kurang bersahabat, Sabtu (18/8).

Menurut keterangangan yang berhadil dihimpun sabanakaba.com, hari Sabtu tanggal 18 Agustus 2018 sekira pukul 08.30 Wib korban melakukan kegiatan terbang layang dari Tugu Puncak Gunung Merapi Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar yg rencananya akan mendarat di Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar.

Tetapi, karena faktor cuaca tidak memungkinkan sampai di Koto Hilia Jorong Haru Nagari Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar, korban melakukan manuver untuk mendarat di ladang kosong di belakang pemukiman warga.

Pada saat melakukan manuver untuk mendarat, tiba-tiba korban kehilangan daya angkat peralatan karena membelakangi angin, sehingga korban jatuh dan menghantam atap rumah warga dan payung tersangkut di atap rumah warga, kemudian korban teriak minta tolong dari atas atap rumah warga tersebut.

Warga setempat begitu mendengar ada tetiakan langsung memberikan, kemudian baru datang tim Damkar Padang Panjang untuk melakukan evakuasi dari atap rumah, karena tinggi atap kebawah sekutar 15 meter. Selanjutnya korban langsung dibawa ke RSUD Padang Panjang. Korban dinyatakan selamat dan tidak mengalami luka berat.

Camat Batipuh Selatan Yetriwel ketika dihubungi melalui WA membenarkan, jika telah menerima laporan tentang peristiwa paralayang yang tetsangkut di atap rumah tersebut.Korban suku Minang, tetapi beralamat Jalan Mesjid Cidodol No.10 A Rt.03 Rw.13 Kelurahan Grogol Selatan Kec. Kebayoran Lama Kota Jakarta selatan.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here