SABANA KABA, Tanah Datar—Masyarakat Tigo Jangko Kecamatan Lintau merasa kecewa, karena hingga sekarang kebutuhan mobil ambulance untuk berjaga-jaga, jika ada warga yang mendapat sakit mendadak dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MA. Hanafiah Batusangkar belum dapat terpenuhi.
Keluhan Masyarakat Tigo Jangko tersebut disampaikan wali nagarinya Mustafa Kamal, S.Pd.I, ketika memberikan kata sambutan dalam acara Musrenbang (Musyawrah Perencanaan Pembangunan) Nagari Tigo Jangko di aula kantor wali nagari setempat, Senin (21/09/2026).

Dikatakan, sesuai arahan pimpinan usai menjanjikan akan dibantu mobil ambulance untuk nagarj Tigo Jangko, tetapi ketika kita sudah melengkapi prosalnya ke Dinas Kesehatan, apa yang diharapkan masyarakat tetsebut belum menjadi kenyataan.
“Sebenarnya, kita betharap OPD terkait hadir dalam acara Musrenbang ini, namun dari 10 OPD yanf diundanf panitia pelaksana, hanya Baperlitbang yang hadir. Bagaimana kita akan menyampaikan usulan kepada OPD terkait, jika diundang tak datang,” lanjut Wali Nagari Muatafa Kamal sambil melirik kepada Camat Lintau Buo.
Kita khawatir dengan kondisi semacam ini, jangan-jangan beransumsi bahwa Pemerintah Nagari itu tidak bekerja maksimal. Atau memang Nagari Tigo Jangko tersisih dari nagari-nagari lainnya di Kabupaten Tanah Datar yang telah lebih dulu mendapatkan mobil anbulance tersebut.
Menyikapi kekecewaan Masyarakat Nagari Tigo Jangko ini, Camat Lintau Buo Luthfi, S.Pd dalam kesempatan itu mengatakan, negara kita sekarang dalam keadaan tidak sedang baik-baik saja, sehingga apa yang telah direncanakan tentu masih banyak terjadi perubahan-perubahan dan mungkin ada yang tidak bisa direalisir, setelah terjadi efisiensi.
“Mari kita coba memahami kondisi negara kita sekarang, kenapa belum teralisasi mobil anbulance untuk Nagari Tigo Jangko, disebabkan adanya efisiensi atau keterbatasan dana yang bersumber dari Pemerintah Pusat,” tambahnya.(WD)































