Melalui Koordinasi, Dua Nagari Yang Bertikai Sepakat Berdamai

0
687

Sabana Kaba, Tanah Datar–Dua kelompok masyarakat yang bertikai, Nagari Sumpur dan Malalo Tigo Jurai di Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar, akhirnya sepakat untuk berdamai, dengan menandatangani surat perjanjian di Mapolres Padang Panjang, Selasa (14/10) malam.

BACA JUGA : Berusaha Kabur, Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor Dilumpuhkan Polisi

Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo, S.Ik melalui Kasubbag Humas AKP Witrizawati menjelaskan, kedua kelompok masyarakat yang berdamai tersebut setelah pihaknya bersama TNI dan aparatur pemerintahan setempat melakukan mediasi dan koordinasi dengan kedua belah pihak.

“Pasca sempat terjadi keributan, Polres Padang Panjang bersama instansi terkait lainnya langsung melakukan musyawarah dengan kedua kelompok masyarakat,” kata Kasubag Humas Witrizawati seperti dikutip dari TNS.

Dalam kesempatan tersebut kedua belah pihak yang bertikai sepakat berdamai dengan menandatangani perjanjian yang diketahui Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo, Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf. Wisyuda Utama dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Wali Nagari dan KAN (Kerapatan Adat Nagari) setempat.

AKP Witrizawati menyebut, dari perdamaian yang dilakukan itu terdapat tiga poin perjanjian bersama diantaranya konflik yang terjadi bukanlah konflik antar nagari, melainkan konflik kepemilikan tanah yang telah disertifikatkan yang digugat, yang saat ini dalam proses di Pengadilan Negeri Padang Panjang.

“Kemudian, masyarakat Nagari Sumpur dan masyarakat Malalo Tigo Jurai bersepakat untuk bersama-sama menjaga lokasi seluas 60 ha dan lahan yang disengketakan dengan investor dari tindakan yang akan menimbulkan konflik dan perselisihan,” jelasnya.

Selanjutnya, kedua belah pihak sepakat untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif dan sepakat saling menahan diri serta tidak akan melakukan aksi-aksi di wilayah yang bersengketa sehingga menimbulkan potensi konflik.

“Apabila salah satu pihak melanggar kesepakatan ini maka yang melanggar bersedia dituntut sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here