Rampas Dompet Sopir Truk, Dua Pelaku Curas Ditangkap Polisi di Jalinsum

0
1236

Sabana Kaba, Lampung--Polsek Baradatu Polres Way Kanan mengamankan dua pria masing-masing berinisial CNI (40 tahun) dan RJ (25 tahun), warga Kampung Banjar Masin Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan, karena diduga pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) di Jalinsum (Jalan Lintas Sumatera) Kampung Banjarmasin Kecamatan Baradatu, Senin (2/8).

BACA JUGA : Kabar Covid 19 Tanah Datar, Hari Ini 71 Orang Positif, 20 Orang Sembuh dan 1 Orang Meninggal

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kapolsek Baradatu Kompol Mulyadi menjelaskan, kejadian perkara curas terjadi pada hari Minggu tanggal 01 Agustus 2021 sekitar pukul 20.00 WIB dengan korban Rino merupakan seorang sopir truk Hino.

Korban bersama saksi sedang melintas di Jalinsum Kampung Banjar Masin Kecamatan Baradatu dari arah Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara menuju arah Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan dengan mengendarai mobil Truk Hino.

Setelah tiba di Jembatan Jalinsum Kampung Banjar Masin, korban berhenti dan mengganti ban mobilnya yang pecah, tidak lama kemudian datang dua orang laki-laki yang tidak di kenal dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon warna merah hitam tanpa nopol.

Pelaku langsung meminta uang rokok kepada korban, karena merasa takut korban mengambil dompet dan memberikan uang sebesar Rp. 50,- ribu kepada pelaku, akan tetapi pelaku tidak mau dan langsung merampas dompet milik korban yang berisikan uang sebesar Rp. 650. ribu rupiah, setelah berhasil pelaku langsung pergi.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 700,- ribu dan melapor ke Polsek Baradatu,” tambahnya.

Kronologis penangkapan pada hari Minggu tanggal 1 Agustus 2021 pukul 22.30 Wib bermula Tim Tekab 308 Polsek Baradatu mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadan pelaku di Kampung Banjarmasin Baradatu. Dipimpin Kapolsek Baradatu bersama anggota langsung menuju ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku tanpa melakukan perlawanan.

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa untuk diamankan di Polsek Baradatu guna dilakukan penyidikan lebih Lanjut. Atas perbuatannya pelaku dapat dikenai pasal 365 KUHP dengan hukuman pidana penjara maksimal sembilan tahun,” ungkap Kapolsek Baradatu seperti dikutip dari Tribrata News Lampung.(SK.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here