Rampok Uang Diatas Mobil, Korban dan Polisi Berhasil Tangkap Pelaku

0
2441

Sabana Kaba, Tanah Datar–Aksi Rampok uang senilai puluhan juta diatas mobil dapat gagal oleh Korban dan Polisi dalam suatu peristiwa yang terjadi di pinggir jalan raya Silambiak Jorong Saruaso Utara Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar, Rabu (15/4) sekitar jam 15.15 Wib.

BACA JUGA :  Cari Ikan di Batang Masang, Pria Lansia Tewas Deseret Buaya

Kapolres Tanah Datar melalui Kasubag Humas Iptu Marjoni Usman, SH membenarkan, jika telah terjadi aksi rampok di jalan raya Silambiak Saruaso, dengan pelaku BI (32 tahun) pekerjaan Sopir, alamat RT 9 kelurahan Suka Jadi Kecamatan Lubuk Linggau Palembang dan FT (35 tahun) juga perjaan Sopir beralamat Talang Badung Lubuak Linggau.

Kejadiannya berawal ketika korban Zulhefi (42 tahun) dan Ade Eka Putri (37 tahun) keduanya beralamat di Jorong Koto Gadang Hilir Nagari Padang Ganting Kecamatan Padang Ganting baru kembali dari Bank Nagari Batusangkar untuk mengambil uang sebesar Rp. 30.000.000, dengan menggunakan kendaraan L300.

“Korban meletakan uang tersebut di dalam tas milik Istrinya dan diletakan di bagian bawah/kaki penumpang diatas kardus minuman Amia,” kata Kasubag Humas Marjoni menjelaskan lagi.

Selesai dari Bank Nagari Cabang Batusangkar Korban pergi bersama dengan istri ke Pasar Batusangkar, diperjalanan Ban belakang sebelah kiri kendaraan Korban mengalami bocor, kemudian korban menurunkan istrinya dipasar langsung pergi ke bengkel Budi Motor di Pincuran tujuh untuk mengganti bannya dengan ban cadangan.

Usai mengganti ban, korban pergi menjemput istrinya di Pasar Batusangkar dan langsung menuju ke Padang Ganting, di perjalanan sesampai di depan perumahan PJP Batu Balang, ada yang menghalangi dan dipepet oleh pengendara sepeda motor yang tidak diketahuinya, namun korban tetap melanjutkan perjalanannya.

Begitu sampai di depan mesjid Raya Saruaso korban berhenti sejenak ada sesuatu yang dibeli oleh Istrinya, dan waktu itu korban melihat ada pengendara sepeda motor yang berhenti sejenak dekat ban belakang sebelah kiri, tetapi tidak dihiraukan oleh korban, setelah Istrinya naik korban terus berjalan.

Tanpa diduga, diperjalanan korban mendengar dan merasakan ban belakang sebelah kiri nya kembali bocor, sehingga setibanya di Simpang Silambiak di depan Mini market Icha Mart, Korban langsung berhenti di pinggir jalan tersebut untuk mengganti bannya kembali, dan diwaktu bekerja mengganti ban tersebut, istri korban pergi belanja membeli susu untuk anaknya dan meninggalkan tas yang berisi uang didalam mobil.

Waktu bekerja tersebut korban melihat dari bawah kolong mobilnya ada kaki seseorang mendekat ke pintu sebelah kanan dan mendengar pintu mobilnya dibuka, saat itu juga korban berdiri dan melihat pelaku melarikan tas istrinya yang berisi uang tersebut telah dilarikan oleh pelaku kearah motor temannya yang menunggu.

Langsung korban berteriak-teriak mengatakan maling, dan waktu itu juga korban langsung melompat menangkap leher korban yang sudah duduk diatas sepeda motor tersebut, sehingga sepeda motornya rebah, namun pelaku dapat melarikan diri satu orang ke kanan jalan arah Silambiak, sementara satu lagi sambil membawa tas berisi uang kekiri jalan arah ke Koto Tuo, jikadatang dari arah dari tanjung emas.

Namun dalam pelarian tersebut, mungkin pelaku melihat masyarakat sudah ramai mengejarnya, kemudian pelaku membuang tas dijalan, kemudian tidak jauh dari itu pelaku sudah dapat ditangkap oleh polisi dan masyarakat yang telah berdatangan, sedangkan yang lari arah ke kanan jalan sudah cukup jauh dari tempat kejadian, bersembunyi di semak- semak juga dapat ditangkap oleh polisi dibantu oleh masyarakat.

Selain kedua pelaku, juga diamankan Barang Buktu berupa 1 unit kendaraan Roda 2 merk Honda Beat warna hitam Nopol BM 4566 KY,Tas Korban yang berisi uang sebesar Rp. 41,- juta,Kendaraan L.300 warna hitam BA 8728 EN serta 2 (Dua) buah paku bekas tertusuk di ban.

Kedua Pelaku bersama dengan Barang Bukti di Bawa ke Polres Tn Datar guna untuk penyidikan selanjutnya. Atas kejadian ini kedua Pelaku dapat disangka melanggar Pasal : 365 Yo Pasal 363 KUH. Pidana, ancaman Hukuman 9 tahun penjara.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here