Rayakan Idul Fitri di Sumut, Satu Keluarga Dari Kampar Tenggelam Bersama KM Sinar Bangun

0
362

Pekanbaru, (SK)—Korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba, Provinsi Sumatra Utara (Sumut). KM Sinar Bangun tenggelam pada Senin (18/6), ternyata tidak hanya dar propinsi Sumatera Utara semata, tetapi juga satu keluarga asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, yang terdiri dari suami-istri dan seorang balita

“Iya, mereka satu keluarga. Anak saya Yuni, bersama suaminya dan cucu saya,” kata Turiah, salah satu keluarga korban, ketika dihubungi Antara dari Pekanbaru, Rabu (20/6).

Turiah adalah ibu kandung dari Sri Wahyuni, 23 tahun, yang menjadi korban tenggelamnya KM Sinar Bangun. Korban berada di kapal itu bersama suaminya, Yudi Samsudin (30) dan anaknya Adli Pratama yang masih berusia 2,5 tahun. Hingga kini ketiganya belum berhasil ditemukan.

Keluarga tersebut berasal dari Desa Sukadamai, Kandis, di Kabupaten Kampar, Riau. Turiah mengatakan, korban merayakan Idul Fitri 1439 Hijriah ke Sumut di rumah orang tua menantunya. Untuk mengisi libur Lebaran, mereka bertamasya ke Danau Toba.

“Saya terkejut dan tidak tahu apa-apa karena mereka pergi ke Danau Toba juga tidak pamit ke saya. Saya dapat kabar pagi ini,” kata Turiah yang mengaku berada di Kandis saat musibah nahas itu terjadi.

Ia mengatakan, pihak keluarga kini sudah pasrah terhadap nasib keluarganya itu. “Semoga mereka segera ketemu, kami sudah pasrah,” katanya.(ant/sk.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here