Studi Tiru Pemkab Tanah Datar ke Banyuwangi, Bumdes Raih Keuntungan Rp.100,- Juta Perbulan

0
1203

Dijelaskan Ipunk, Kebijakan pengelolaan Pariwisata Banyuwangi adalah Pariwisata berbasis masyarakat, masyarakat terlibat langsung dalam pengembangan Pariwisata. “Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga menerapkan konsep setiap desa merupakan desa wisata dan kreatif, karena di kabupaten Banyuwangi setiap desa memiliki potensi yang berbeda” ungkap Ibu Bupati yang sangat dicintai warganya ini.

Setelah penyambutan di Pondopo Bupati Banyuwangi dengan pemutaran Film pesona wisata Tanah Datar, diskusi, dan penyerahan bingkisan. Rombongan Studi Tiru Kabupaten Tanah Datar melanjutkan kegiatan berikutnya melakukan kunjungan ke Desa Wisata Taman Sari Kecamatan Licin sampai tanggal 27 Mei 2022. Di Desa Taman Sari Rombongan Tanah Datar disambut oleh Kepala Desa, Direktur BUMDes, Ketua Pokdarwis beserta anggota.

Untuk menggali berbagai informasi tentang pengembangan potensi dan pengelolaan desa Taman Sari, rombongan Studi Tiru menginap di Homestay yang ada di Desa Wisata Taman Sari, bahkan diskusi yang dilaksanakan di Balai Desa Taman Sari yang berlangsung sampai larut malam juga dihadiri kepala Desa, Yatman, Direktur Utamaa Bumdes, Mahsum Ketua Pokdarwis.

Kepala Desa Tamansari, Rizal Sahputra mengatakan Desa Taman Sari menjadi desa wisata dengan cara mengoptimalkan potensi dan berbagai jejaring bisnis, dengan BUMDes sebagai leading sektornya. Di desa ini terdapat lebih 300 warga yang terlibat dalam jejaring bisnis desa wisata. Desa Taman Sari juga mengoptimalkan digitalisasi dalam membangun dan memperluas jangkauan pasar desa wisata. “Saat ini tercatat 60 UMKM, 50 homestay, puluhan jasa pemandu wisata, kendaraan wisata, serta beberapa usaha kecil menengah lainnya, yang dikelola oleh Warga, jelas Rizal.

Dalam rangka percepatan pengembangan Desa Wisata Kabupaten Tanah Datar, pada tanggal 26 dan 27 Mei 2022 Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melakukan studi tiru ke Desa Wisata Taman Sari Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi. Desa Taman Sari dalam menggali dan mengembangkan potensi wisata Nagari melibatkan masyarakat yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Dengan pengelolaan Pariwisata melalui Bumdes dana desa bisa dimanfaatkan dan ada sumber pemasukan bagi Desa dari sektor Pariwisata. Bumdesa Taman sari mengelola10 Badan Usaha, dan rata-rata satu bulan menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 100.000.000 per bulan. Adapun Badan Usaha yang dikelola oleh Bumdes Taman Sari adalah Restibusi Tiket masuk Desa Wisata, Warung Oseng, Homestay, Destinasi Sendang Seruni, Sarene Kopi, Pasar UMKM, Kampung Susu, Pertashop, Pengelolaan Sampah dan Destinasi Waduk Lando.

Dari pelaksanaan Studi Tiru ke Desa Wisata Taman Sari banyak manfaat yang diperoleh untuk Ditropan di Kabupaten Tanah Datar, yakni pariwisata berbasis masyarakat, peningkatan SDM pengelola wisata, penguatan Bumnag sebagai pengelola Pariwisata Nagari. (Efrison)

A

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here