Tangis Haru Pecah, Hengky Korban Pembacokan Tiba Dikampung Halaman

0
1049

Pessel, (SK)–Tangis haru keluarga pecah, ketika Hengky (27 tahun) warga asal Padang Cupak, Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang tinggal di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, tewas dibacok.

Menggunakan pesawat, Rabu (4/7)  jenazah Hengki diterbangkan dari Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua menuju kampung halaman di daerah cupak Kambang, Kecamatan Lenggayang.

Menurut infomarsi dihimpun dilapangan, kalau korban sudah hampir 3 tahun merantau di Wamena, sebagai penjual kebutuhan pokok bersama istrinya. Korban Hengki, meninggal usai dibacok dibagian dada oleh salah seorang warga di daerah papua, hanya gara – gara persoalaan rokok. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka parah dibagian dada, hingga tergeletak.

Pemulangan jenazah Hengki warga Cupak Kecamatan Lenggayang itu dibenarkan Camat Lenggayang Zoni Eldo saat dihubungi wartawan, membenarkan bawah korban pembacokan di Papua adalah warga Kampung Cupak Kecamatan Lenggayang Kabupaten Pesisir Selatan.

“Hari ini jenazah korban Hengki sampai di kampung halaman dan langsung di kebumikan oleh pihak keluarga nya,” jelas dirinya.

Hal yang sama juga ditegaskan Kapolsek Lenggayang AKP. Arnanda Putra , SH kepada koran ini menjelaskan,   Rabu tanggal 04 juli 2018, sekira pukul 11.15 wib,  korban pembancokan ( pembunuhan ) di Wamena  kabupaten jayawijaya Papua telah tiba di kampung cupak Kenagarian Lakitan kec lengayang.

“Kedatangan jenazah atas nama Hengky pekerjaan dagang , wamena papua dan  dikembalikan kekampung untuk di kebumikan,  kita hanya mengamankan jalanya proses pemakaman saja,” tegasnya.

Berdasarkan informasi dihimpun jajaranya dibawah, bahwa keluarga korban bekerja sebagai petani. Dan, korban sudah hampir tiga tahun merantau di Jayapura. Pemakaman korban Hengky siang itu,  diperkirakan kurang lebih 500 orang pelayat hadir, dalam pemakaman tersebut. (ED)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here