Bupati Eka Putra : Pagaruyung Islamic Art Festival Event Religi Terbesar di Sumbar Tahun 2023

0
765

SABANA KABA, Tanah Datar—Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan, Pagaruyung Islamic Art Festival merupakan salah satu event benuansa religi terbesar di Sumbar yang terlaksana atas kolaborasi antara ninik mamak, alim ulama dan cadiak pandai (Tali Tigo Sapilin) yang dilandasi filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

BACA JUGA : Kebakaran di Kumango Sungai Tarab, Satu Meninggal dan Satu Lagi Luka Bakar

“Dengan pelaksanaan Pagaruyung Islamic Art Festival, Kabupaten Tanah Datar tidak hanya akan dikenal hanya sebagai destinasi budaya, akan tetapi juga akan dikenal sebagai destinasi relig,” kata Bupati Eka Putra saat membuka Pagaruyung Islamic art festival, Kamis (04/05/2023) di halaman Istano Basa Pagaruyung.

Kepala Daerah juga menyampaikan apresiasi kepada Tigo Tali Sapilin yaitu Ninik Mamak (LKAAM), Alim Ulama (MUI) dan Cadiak Pandai (Pemerintah) yang telah mengangkat event tersebut. Ia berharap ini bisa menjadi Kalender Event Unggulan Kabupaten Tanah Datar setiap tahunnya.

Selain itu, kata Bupati, pelaksanaan Pagaruyung Islamic Art Festival di Istano Basa Pagaruyung merupakan salah satu perwujudan pelaksanaan filosofi ABS-SBK, apalagi Kabupaten Tanah Datar banyak memiliki sejarah tentang perkembangan Islam ini dibuktikan dengan banyaknya masjid yang sudah berusia ratusan tahun.

Eka Putra juga tegaskan, Pemerintah Tanah Datar komit untuk peningkatan pengamalan agama melalui program unggulan diantaranya Satu Rumah Satu Hafizh dan sampai saat ini sudah ada 13.470 hafizh/hafizah dibawah naungan 297 rumah tahfizh, diantaranya 14 rumah tahfiz binaan pemerintah daerah serta sekolah-sekolah se Tanah Datar.

Dilain pihak, Kadis Pariwisata Sumbar diwakili Kabid Pemasaran Asril menyampaikan, Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pariwisata akan selalu mendukung event yang dilaksanakan oleh Pemerintah Tanah Datar.

“Pemerintah Provinsi sangat apresiasi Pemkab Tanah Datar yang selalu gencar melaksanakan event dalam rangka melestarikan adat, budaya dan religi. Semua itu tentunya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kami juga apresiasi atas telah di launchingnya kalender event Kabupaten Tanah Datar tahun 2023, apalagi itu dilakukan di luar daerah yaitu di Provinsi Riau,” ungkapnya.(WD)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here