Penuhi Kebutuhan Siswa, Dewan Pendidikan Padang Panjang Apresiasi Wako Fadly Amran

0
419

Sabana Kaba, Padang Panjang—Dewan Pendidikan Padang menyampaikan apresiasi kepada Wako Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, setelah berhasil meminta tambahan tiga kelas ruang belajar kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

BACA JUGA :Jeritan Hati Warga Matur, Banda Gadang Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah (2)

“Masyarakat Padang Panjang kini sudah bisa bernafas lega, seiring dengan adanya tambahan kelas, yang telah diupayakan pak Walikota Fadly Amran kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sebanyak tiga kelas, dengan kapasitas sekitar 90 orang,” kata anggota Dewan Pendidikan Padang Panjang kepada media ini, Sabtu (11/7).

Dikatakan, sebelum wali kota menghadap gubernur Sumbar, ada sedikit rasa was-was dikalangan warga Serambi Mekah, takut anak mereka yang sudah menamatkan di jenjang pendidikan SMP atau MTsN tidak bisa menyambung ke SMA atau SMK

Sebenarnya daya tampung sekolah SMA dan SMK yang ada di Padang Panjang telah cukup untuk menampung lulusan SMP dan MTSN yang ada di Padang Panjang tahun ini, jika saja sebahagian mau menyambung ke SMK, tetapi kalau sebahagian besar ingin masuk SMA tentu saja sekolah yang tidak mampu menampungnya.

Menurutnya, saat ini lulusan SMP dan MTSN yang ada di Padang Panjang berjumlah 1.300 orang. Sedangkan daya tampung SMA 1, SMA 2 dan SMA 3 serta SMK 1 dan SMK 2 berjumlah 1.379 orang. Dengan perincian daya tampung SMA 679 (belum termasuk tiga kelas yang ditambah) dan daya tampung SMK 700 orang.

“Jika separuh dari peserta didik baru memanfaatkan SMK yang ada di Padang Panjang untuk melanjutkan pendidikan, maka semuanya bisa diatasi. Orang tua dan peserta didik harus bijak melihat peluang masa depan, karena negara saat ini sangat membutuh tenaga kerja tingkat menengah.” kata Dalius.

Ketika ekonomi orang tua kurang mampu dan kemampuan akademis anak sedang sedang saja, tentu sekolah yang cocok adalah SMK. Dalam 3 tahun proses sudah bisa berkarir di dunia usaha dan dunia industri. Sebalik itu, katanya, bila daya dukung ekonomi orang tua sehat dan daya belajar anak kuat, maka SMA yang cocok. Sebab, sasarannya masuk perguruan tinggi.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here