Terindikasi Ada Pelanggaran, DPP Golkar Tunda Pelantikan DPD Golkar Sijunjung

0
242

Jakarta, (SK)—Pelantikan pengurus DPD II Partai Golkar Sijunjung tampaknya  masih molor, setelah Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengeluarkan surat bernomor B- 1824 /GOLKAR/V/2018, Perihal Intruksi Penundaan Pelantikan DPD Partai Golkar Sijunjung, Sumatera Barat.

Dalam surat tersebut Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto secara tegas di Jakarta menginstruksikan agar Ketua DPD I Partai Golkar Sumbar untuk tidak melakukan tindakan apapun termasuk untuk tidak melakukan pelantikan terhadap pengurus DPD II Partai Golkar Sijunjung.

Penegasan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu disampaikan melalui surat DPP Partai Golkar tertanggal 11 Mei 2018 yang ditujukan pada Ketua DPD I Partai Golkar Sumbar di Padang. Berikut isi surat Ketua DPP Partai Golkar yang diterima awak media, Jumat (11/5/2018) malam.

Surat yang ditanda tangani Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus itu, menyebutkan, sehubungan dengan penyelenggaraan Musda (ulang) Partai Golkar Kabupaten Sijunjung yang terindikasi ada pelanggaran yang dilakukan oleh kader Golkar di Propinsi Sumatera Barat.

Ada dua penegasan dalam surat tersebut, pertama DPP Partai Golkar akan memanggil pihak-pihak yang terlibat penyelenggaraan Musda (ulang) Partai Golkar Kabupaten Sijunjung.

Kedua, diinstruksikan kepada DPD Partai Golkar Propinsi Sumatera Barat tidak melakukan tindakan organisasi apapun terhadap DPD Partai Golkar Sijunjung termasuk pelantikan kepengurusan DPD Partai Golkar Sijunjung sampai dengan ada keputusan lebih lanjut dari DPP Partai Golkar.(sk.01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here