Dibuka Bupati Eka Putra, Talago Kamba Festival Tampilkan Arakan 1.000 Kain Panjang

0
441

SABANA KABA, Tanah Datar–Arak-arakan 1000 kain panjang dan katidiang tonggak yang berisikan padi oleh emak-emak mewarnai acara pembukaan Talago Kamba Festival Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar Sumbar yang digelar di Talago Pakih, Sabtu (13/08/2022).

BACA JUGA : Dilaporkan Terlibat Narkotika, Seorang Anggota DPRD Digrebek Polisi

Pesta rakyat yang digelar dalam rangkaian menyukseskan Progul (Program Unggulan) Pemkab Tanah Datar berbentuk Satu Nagari Satu Event ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Tanah Datar Ny.Lise Eka Putra, Dandim 0307 Tanah Datar, Kapolres Tanah Datar, Camat Salimpaung, Asisten Setda, Camat se Tanah Datar dan undangan lainnya.

Bupati Eka Putra memberikan apresiasi terhadap kekompakan panitia, pemuda, tokoh masyarakat, dan pihak terkait yang telah mengemad event tersebut dengan sangat baik, sehingga terkesan lebih semarak dari event-event sebelumnya.

“Saya melihat konsep ini betul-betul luar biasa, meskipun menampilkan budaya tempo tempo dulu namun tidak menghilangkan modernisasinya,” kata Bupati Eka Putra memuji panitia pelaksana di panggung kehormatan yang cukup unik.

Wali Nagari Tabek Patah Krisman Dt.Rajo Nan Kayo selaku tuan rumah dalam kesempatan tersebut menyampaikan Nagari Tabek patah memiliki berbagai potensi, diantaranya Panorama Tabek Patah, Talago Aia Pakih dan Talago Aia Taganang.

Kepala Dinas Parpora Tanah Datar melalui Kabid Pariwisata Efrison, SE, ketika menjawab pertanyaan media ini seputar kesuksesan penambilan Talago Kamba Festival Tabek Patah mengatakan, selain penampilan seni budaya kita juga menampilkan aneka kuliner, sesuai dengan makanan dan minuman khas Tanah Datar Luhak Nan Tuo.

“Untuk mendapatkan makanan dan minuman ini, pemgunjung tak bisa menggunakan uang kontan kepada pemilik kuliner, tetapi harus menggunakan koin yang dibeli ditempat tertentu dekat kios-kios kuliner, yah semacam Floating Market Lembang Jawa Barat,” kata Efrison menambahkan.

Senada dengan itu Mantan Kabid Kebudayaan Dinas Budparpora Tanah Datar Drs.Kamaruzzaman, MA juga memujikan pemilihan tempat yang telah ditetapkan Pemerintahan Nagari Tabek Patah bersama Pokdarwis dan tokoh masyarakat setempat.

“Sebelumnya, banyak nagari menggelar acara di lapangan terbuka, namun setelah kegiatan Satu Nagari Satu Event berakhir dampak terhadap perekonomian warga juga berakhir. Tetapi, jika dilaksanakan di objek wisata semacam ini, diluar jadwal kegiatan wisatawan juga akan berkunjung ke tempat tersebut,” kata Kamaruzzaman yang juga Kurator kegiatan tersebut.(WD)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here