SABANA KABA, Tanah Datar—Pelaksanaan Musnag RKP (Musyawarah Nagari Rencana Kerja Pemerintah) Nagari Taluak Kecamatan Lintau Buo di Balai Sinayan Taluak, Kamis (10/07/2025) termasuk luar biasa, karena selain dihadiri peserta yang cukup ramai juga dihadiri Anggota DPRD Tanah Datar Wendri Aswil dan Forkopinca Lintau Buo.
Kegiatan Musnag dalam rangkaian penyusunan RKP tahun 2026 dan DU RKP tahun 2027 ini dibuka secara resmi oleh Ketua BPRN Yosep Filki, S.Pd, M.Kom.”Musnag Taluak, meskipupun kegiatan BPRN, namun dibantu sepemuhnya oleh Pemerintahan Nagari, sehingga terlaksana persidangan tahunan seperti saat ini,” kata Ketua BPRN Yosep Filki dalam sambutannya.
Ia melanjutkan, besar harapan kami kepada tokoh-tokoh masyarakat, untuk duduk bersama di los Balai Sinayan ini, mari kita keluarkan inovasi-inovasi, pikiran-pikiran, kita rencanakan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Nagari di tahun mendatang.
Sementara itu, Wali Nagari Taluk Pendi Aswil mengatakan, selain memasukkan program dan kegiatan yang bisa dibiayai oleh Dana Desa, kita jangan lupa mrmasukkan untuk kegiatan DU RKP (Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah) tahun 2027 yang akan dibiayai oleh dana APBD Kabupaten dan Propvinsi Sumatera Barat.
Dikatakan, beberapa waktu lalu salah satu dari bangunan SD Negeri Nagari Taluk ditimpa pohon tumbang, sehingga atap hancur akibat bencana alam tersebut.”Kepada peserta Musnag, saya mengharapk agar perbaikan atau renovasi SD Negeri dapat diusulkan ke dalam DU RKP tahun 2027,” ujar Wali Nagari Pendi Aswil.
Ia juga menyebut tentang pentingnya Musnag, karena tanpa melalui Musnag kita tidak memanfaatkan dana pemerintah untuk membangun nagari.” Jangan sampai terjadi, setiap teringat sesuatu untuk membangun, lapor je pak wali, sementara yang disampaikan tidak diusulkan dalam Musnag,” tambahnya.
Kecuali itu, Pendi Aswil juga minta kepada peserta untuk sama-sama memikirkan tentang pembinaan generasi muda, terutama memyangkut tindak pidana Penyalahgunaan Narkotika, karena akhir-akhir ini ada 7 kasus yang sedang ditangani oleh pihak berwajib. Mari kita diskusikan program atau kegiatan apa yang akan kita buat, agar para remaja kita bisa diselamatkan dari bahaya narkoba.
Sedangkan Anggota DPRD Tanah Datar Wendri Aswil mengatakan, kondisi keuangan daerah kita memang sedang sangat minim sekali, sehingga hingga saat ini Dana Pokir Anggota DPRD Tanah Datar belum ada titik terang untuk dapat dicairkan, karena adanya efisiensi anggaran.
“Namun demikian, saya sebagai wakil tak mau nenyerah begitu saja, kita mencoba melobi Anggota DPR RI H.Alex Indra Lukman dari Fraksi PDI Perjuangan.”Alhamdulillah, kita mendapat bantuan 5 mesin bajak, 5.000 hektar bibit padi, 50 hektar bibit Kakao dan 90 hanspayer,” kata Wendri Aswil yang merupakan satu-satu kader PDI Perjuangan yang duduk di DPRD Tanah Datar.(WD)































