Kawal Pemilu 2019, 182 Anggota Panwaslu Nagari se Pesisir Selatan Dilantik

0
287

Pessel (SK)—Untuk mengawal Pemilu (Pemilihan Umum) tahun 2019 di Kabupaten Pesisir Selatan, setidakan 182 Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kelurahan/Desa (Nagari) resmi dilantik secara serentak dimasing-masing kecamatan.

“Jumlah keseluruhan anggota Panwaslu Kelurahan/Desa yang dilantik oleh masing-masing Ketua Panwaslu Kecamatan tersebut sebanyak 182 orang, dengan kata kata lain setiap kelurahan/desa/nagari hanya ada 1 orang pengawas,” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Yani Rahmasari kepada sabanakaba.com di Painan, Sabtu (7/4)

Dia berharap pengawas pemilu tahun 2019 itu mampu menjalankan tugas dan wewenang dengan sebaik-baiknya untuk mengawal pelaksanaan demokrasi pada pemilihan umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Anggota Dewan Perwakilan Daerah( DPD), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Presiden dan Wakil Presiden.

“Seorang pengawas pemilu harus memiliki integritas yang kuat, independent dan netral atau tidak memihak kepada siapapun, bertanggung jawab, serta profesional dalam melaksanakan tugas yang diemban,” kata Yani yang jebolan STKIP PGRI ini menambahkan.

Kepada Penwaslu Nagari, Yani mengingatkan, penting untuk diketahui, dalam bekerja diminta mempedomani aturan-aturan yang mengatur tentang tugas, wewenang, dan kewajiban seorang pengawas pemilu. Jangan sekali-kali melenceng atau keluar dari rambu-rambu yang ada.

Sementara, Ketua Panwaslu Kecamatan IV Jurai, Bambang Putra Niko yang telah melantik sebanyak 20 anggota Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (Nagari) se-Kecamatan IV Jurai pada Sabtu (7/4) mengucapkan selamat atas pengawas pemilu terpilih.

“Mereka adalah orang-orang terbaik yang akan mengawasi tahapan penyelenggaraan pemilu di tingkat desa atau nagari.Tugas dan tanggung jawab pengawas pemilu berkontribusi besar untuk mewujudkan pemilu berkualitas,” tutur Bambang.

Ia juga berharap, pelaksanaan Pemilu 2019 dapat diwujudkan dalam bentuk pemilu yang berkualitas, aman dan damai, terlaksana dengan azas yang luber dan jurdil serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelaksanaan pemilu dalam memilih calon pemimpin terbaik untuk membangun negeri ini.

Bambang menyebutkan partisipasi masyarakat untuk mengawasi tahapan pemilu juga sangat diperlukan. Keterbatasan jumlah personil pengawas pemilu secara berjenjang dari pusat ibu kota negara hingga ke tingkatan dibawahnya belum membuahkan hasil optimal tanpa keterlibatan dan peranan pro aktif masyakarat dalam pengawasan.

Oleh karena itu, Panwaslu Kecamatan IV Jurai bersinergi dengan Panwaslu Kelurahan/Desa setempat untuk mengajak masayarakat lebih berperan aktif dan berkontribusi dalam pengawasan pemilu serentak tahun 2019 mendatang.

“Kami berupaya sebisa dan semaksimal mungkin agar sebagian masayarakat pesisir selatan yang bersikap apatis bisa menyadari bahwa begitu pentingnya pelaksanaan pemilu ini untuk memilih pemimpin-pemimpin negeri terbaik,”tukasnya.(ED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here