Meski demikian, ia menegaskan capaian tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah untuk berhenti melakukan pembenahan. Menurutnya, penanggulangan kemiskinan harus terus diarahkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Upaya penanggulangan kemiskinan harus terus diperkuat agar dampaknya dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Untuk mempertahankan tren positif tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menetapkan tiga pendekatan utama dalam kebijakan penanggulangan kemiskinan periode 2025–2029.
Pertama, program penyelamatan atau protektif melalui bantuan sosial bagi masyarakat rentan. Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk mendorong kemandirian dan peningkatan pendapatan. Ketiga, program fasilitatif melalui peningkatan akses terhadap layanan dasar dan pembangunan infrastruktur.
“Kita mengarahkan penanganan kemiskinan melalui tiga pilar utama, mulai dari perlindungan sosial bagi masyarakat rentan, pemberdayaan ekonomi guna meningkatkan kemandirian warga, hingga pemenuhan infrastruktur dan layanan dasar,” jelas Wabup.(WD)




























