Gerabah Galogandang Harapan Tanah Datar Juara Sumbar

0
943

Sabana Kaba, Tanah Datar—Sukses kerajinan Kapalo Samek mengantarkan Tanah Datar juara Nasional, kini harapan tertumpu kepada gerabah Galogandang Nagari Tigo Koto Kecamatan Rambatan mendobrak Lomba UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) Tingkat Propinsi Sumatera Barat.

Baca juga : Edarkan Uang Palsu, Dua Remaja Diringkus Polisi Usai Beli Kerupuk

“Meskipun gerabah merupakan suatu hasil karya peralatan rumah tangga dari tanah liat berupa periuk, kuali, piring dan peralatan makan lainnya, namun sa’at ini gerabah sudah memiliki aneka kegunaan dan nilai yang lebih tinggi serta semakin memberi manfaat kepada masyarakat Galogandang,” kata Ketua TP PKK Nagari Tigo Koto Ny.Alisma Hatta, Kamis (12/3).

Tampil dalam pemaparannya dihadapan Tim Penilai UP2K Sumbar Ny.Alisma selanjutnya mengatakan, usaha gerabah ini sudah dikelola para ibu-ibu yang tergabung dalam Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan merupakan inovasi yang sudah dikerjasamakan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hingga menjadi kegiatan ekstrakurikuler di Sekolah Dasar (SD) daerah setempat.

“Masyarakat Galogandang pada umumnya memiliki mata pencharian bertani, tetapi di samping sebahagian ada berdagang dan merantau. Kaum laki-laki atau kepala rumah tangga bekerja, sementara kaum perempuan atau ibu-ibu membuat gerabah. Saat ini sebanyak 65 orang di Jorong Galogandang masih aktif membuat gerabah,” ucapnya.

Dulunya kegiatan mengolah tanah liat ini menjadi gerabah dijadikan sebagai usaha sampingan, namun sekarang seiring perjalanan waktu usaha ini dijadikan sebagai mata pencaharian tetap untuk menambah penghasilan keluarga, sesuai dengan tingginya permintaan pasar dari hari ke hari.

“Untuk proses pembuatan gerabah membutuhkan waktu yang cukup lama, satu produk gerabah siap pakai dibutuhkan waktu minimal 10 (sepuluh) hari, hal ini mulai dari mengolah tanah liat, mencetak, menjemur sampai memanggang (membakar) mempergunakan teknik dan peralatan yang sangat sederhana,” terangnya.

Bupati Tanah Datar diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Edisusanto, dalam kesempatan itu mengatakan, pada hari yang sama ada 5 (lima) penilaian yang dilakukan di Tanah Datar, yaitu Tertib Administrasi PKK di Nagari Taluak Kecamatan Lintau Buo, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Nagari Andaleh Baruah Bukik Kecamatan Sungayang.

Penilaian UP2K PKK di Nagari Tigo Koto Kecamatan Rambatan, Halaman Asri Teratur, Indah dan Nyaman (HATINYA PKK) di Nagari Gurun Kecamatan Sungai Tarab dan IVA Test di Nagari Jaho Kecamatan X Koto.

Sementara itu ketua tim penilai Linawati Evaliza, berharap UP2KPKK Nagari Tigo Koto ini tampil lebih baik dan dapat mewakili Sumatera Barat ke tingkat Nasional dan katakan penilaian tidak hari ini saja namun berkelanjutan.

“Penilaian tidak saat ini saja, namun untuk selamanya, seperti saat ini Nagari Situmbuak Kecamatan Salimpaung yang selalu dikunjungi tamu yang ingin belajar bahkan berbelanja produk hasil karya nagari itu,” pujinya.(WD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here